You are here: Home > Uncategorized > Second Day in Thailand

Second Day in Thailand



Hari kedua di Thailand kami berangkat menuju Grand Palace, tempat dimana patung buddha paling suci di Thailand disimpan. Hampir seluruh bangunan di Grand Palace dilapisi oleh emas. Grand Palace ini merupakan tempat tinggal raja, tetapi beberapa tahun terakhir sudah dibuka untuk umum, raja juga tidak tinggal lagi disini.

Thailand memang masih berbentuk kerajaan, tetapi pemerintahannya dipimpin oleh seorang perdana mentri. Salah satu kewenangan raja ialah mengesahkan hukum-hukum yang telah dikaji oleh pihak lain. Kemudian raja juga mencanangkan proyek-proyek yang bermanfaat bagi rakyat. Menurut local guide, sampai saat ini sudah ada sekitar 3000 proyek yang dijalankan. Saat ini raja yang memimpin merupakan raja ke sembilan di zaman keempat. Raja-raja sebelumnya biasanya memiliki banyak sekali istri, sedangkan raja ini memiliki 1 istri saja, dan merupakan raja yangaling lama menjabat, yaitu sudah 65 tahun di umurnya yang ke-84. Kata local guide kami, beliau merupakan salah satu raja yang dicintai oleh rakyatnya.

Kembali bercerita tentang Grand Palace, tempat ini memiliki area yang cukup luas. Datang lebih pagi, lebih baik, karena belum terlalu ramai. Tiket masuk yang sebenarnya ialah 400 bath, tetapi karena kami menggunakan tur, bayarnya lebih murah, tapi tidak tahu pastinya berapa. Bila kita tidak memiliki tur guide, ada alat berupa audio guide yang bisa memberikan penjelasan mengenai grand palace ini.

Yang lebih uniknya lagi, di grand palace ada beberapa patung yang beral dari Borobudur. Patung-patung buddha ini memang sengaja dijadikan pajangan di salah satu kuilnya. Sedangkan tempat penyimpanan patung buddha tersuci di Thailand di jaga sangat ketat, kita juga tidak diizinkan untuk mengambil gambar atau video ketika masuk ke dalam kuil. Tetapi kita diizinkan untuk duduk dan berdoa (kalau mau). Patungnya disimpan sangat tinggi dengan berbagai hiasan emas di sekitarnya. Patung buddha ini memiliki 3 macam baju, sesuai musim di Thailand.

Selama di Grand Palace yang kami lakukan tentu foto-foto! Hehe. Banyak sekali objek-objek yang dapat dijadikan latar foto. Turis-turis asing lain pun sama, mereka yang foto-foto di berbagai penjuru. Selain turis asing ada anak-anak dari skeolah Thailand yang juga berkunjung. Semakin siang, kondisi semakin padat, dan sinar matahari semakin menyengat. Kira-kira jam 10 kami sudah pergi dari lokasi.

Tujuan wisata berikutnya adalah Wat Arun, di tempat ini ada kuil juga. Sekitar wat arun merupakan tempat floating market di Sungai Chaophraya. Untuk bisa ke wat arun, kita berjalan sedikit dari grand palace, masuk ke pasar, kemudian naik kapal. Biasanya banyak orang yang menawarkan naik perahu dengan harga-harga tertentu. Karena saya ikut tur, saya juga tidak paham betul harga yang sebenarnya berapa, karena setiap orang memberikan harga yang berbeda untuk 2 jenis kapal, yaitu kapal muatan 10 orang dan muatan 30 orang.

Wat arun memiliki kuil yang berbahan keramik, berbeda dengan Grand Palace yang dilapisi oleh emas. Namun, yang lebih terkenal dari wat arun justru bukan kuilnya, melainkan tempat belanjanya! Hehe. Local guide saya menyarankan untuk membeli barang-barang di wat arun saja, karena harganya memang lebih murah, dengan kualitas untuk barang oleh-oleh (sedang-sedang kualitasnya).

Perjalanan dilanjutkan dengan makan siang di salah satu mall di Bangkok, sebelum kami meneruskan perjalanan menuju Pattaya. Hari ini jadwal cukup padat karena malam hari kami akanmenonton Alcazar Show (banci show).

Cerita lanjutan segera menyusul :)



The BEST holidays

Tags: , , , , , , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply